Translate

Sabtu, 01 Februari 2014

Tak Ada Kebaikan Yang Sia-Sia

 

Kita berbuat baik tentunya bukan untuk mengharapkan sesuatu, karena kita sadar itulah peran yang memang harus kita mainkan. Adalah suatu keharusan kita untuk menyingkirkan duri di jalan yang sedang kita lalui, bukan saja agar tak melukai diri kita, namun untuk menjaga pejalan yang lain. Oleh karenanya, meski tak seorang pun mengucapkan terima kasih atas perbuatan baik anda, itu tak perlu mengecilkan arti kerja anda.

Mungkin saja orang lain tak memahami kebaikan itu, karena mereka menganggap memang seharusnya anda lakukan itu. Atau mungkin mereka menganggap perbuatan yang anda lakukan adalah hal yang sepele, semua orang bisa, tapi disisi Tuhan itu adalah hal yang agung dan muliya nilainya. Ini bukan masalah siapa saja bisa, tapi ini masalah kesadaran, kepedulian atas sesama. Abu Sulaiman Ad-Darani berkata: “Beruntunglah orang yang dalam hidupnya bener-bener hanya mengharap ridha Allah.” Ucapan Ad-Darani ini mengacu pada sabda Nabi SAW. Yang ditujukan kepada Mu’adz r.a :

 أخْلِصْ العَمَلَ يَجْزِكَ مِنْهُ القَلِيْلُ. 

“Ikhlaskan niat, niscaya engkau akan menerima balasan amalmu meskipun amalmu itu sedikit.”

Jadi, apalah artinya sebuah ucapan terima kasih. Biarkan saja kebaikan mengalir dari tangan anda. Dan , biyarkan benak anda terbebas dari perasaan berjasa. Temukan arti pesan sang bijak Baginda Nabi SAW: “ berikan derma dari tangan kanan anda seakan-akan tangan kiri anda tidak mengetahuinya”. Berbuatlah baik pada sesama, maka alam sekitar akan tampak ramah, dan hidup akan terasa menyenangkan.

Tidak ada komentar: