Translate

Jumat, 21 Februari 2014

LETAK KEKUATAN SEJATI ADA DI…

“Engkau berpikir tentang dirimu sebagai seonggok materi semata, padahal di dalam dirimu tersimpan kekuatan tak terbatas.” (Imam Aly ra.) Ada kekuatan di dalam cinta, dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat. Karena dia telah mampu mengalahkan keinginannya demi mementingkan yang dicintai. Dia mengorbankan waktunya untuk yang dicintai, dia mengorbankan malam-malamnya hanya untuk munajad kepada-Nya Ada kekuatan di dalam tawa gembira, dan orang yang tertawa gembira adalah orang yang kuat. Karena dia tidak pernah terlarut dalam kesedihan, dia akan selalu gembira dan bersyukur apapun keadaannya. Ada kekuatan di dalam kedamaian diri, dan orang yang dalam dirinya terdapat kedamaian dan kebahagiaan adalah orang yang kuat. Kerana dia tidak pernah tergoyahkan dan tidak mudah terombang-ambingkan. Dia selamanya tenang dan damai dalam menyikapi hidup. Ada kekuatan di dalam kesabaran, dan orang yang sabar adalah orang yang kuat. Karena dia sanggup menanggung beban penderitaan dan dia tidak pernah merasa disakiti. Dia akan sabar terhadap apa yang menimpanya. “Orang yang paling gagah perkasa di antara kalian semua adalah mereka yang dapat mengawal nafsunya di waktu marah dan orang yang tersabar di antara kamu semua itu adalah orang yang suka memaafkan kesalahan orang lain padahal dia mampu untuk membalasnya.” Ada kekuatan di dalam kemurahan, dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat. Kerana dia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukah yang baik bagi sesama. Ada kekuata di dalam kebaikan, dan orang yang suka berbuat baik adalah orang yang kuat. Kerana dia sanggup dan mampu berbuat baik pada semua orang. Ada kekuatan di dalam kesetiaan, dan orang yang setia adalah orang yang kuat. Kerana dia mampu mengalahkan nafsu dan keinginan pribadinya dengan kesetiannya pada Allah dan sesame. Ada kekuatan di dalam kelemah lembutan, dan orang yang bersikap lemah lembut adalah orang yang kuat. Kerana dia mampu menahan diri untuk tidak berbuat kasar, arogan, maupun sombong. “Tiada seseorang yang congkak dalam dirinya dan sombong cara berjalannya, kecuali dia akan menemui Allah yang murka kepadanya.” (HR. Ahmad, Bukhari, dan Hakim) Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, dan orang yang mampu menahan diri adalah orang yang kuat. Kerana dia mampu menahan diri untuk tidak membalas dendam. Dia tau dendam bukanlah jalan keluar, tapi justru akan menjadi penyaki jika terus menerus dipeliharanya. Disitulah semua letak-letak kekuatan sejati berada. Dan di hati-lah semua itu bersumber. Jadi sebenarnya kekuatan anda adalah ada di dalam hati anda. Hati anda ada di dalam jiwa anda. Kekuatan itu bukanlah dengan kekerasan. Akan tetapi, kekuatan itu adalah penguasaan diri ketika diliputi hal yang berseberangan dengan hati nurani. Dan sadarlah bahwa anda ternyata memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala masalah anda. Dimanapun, seberat dan serumit apapun masalah itu.

Tidak ada komentar: