Translate

Minggu, 12 April 2015

JADILAH IDOLA DIRI SENDIRI





Setiap orang memiliki tokoh idolanya masing-masing, dan pada umumnya tokoh yang kita idolakan ini merupakan orang-orang yang menginspirasi kita atau mungkin memberi setimulasi. Seperti misalnya, seseorang mengidolakan Jokowi maupun Prabowo karena mereka melihat bahwa beliau-beliau merupakan pemimpin yang memperhatikan masyarakatnya, atau karena orang tersebut ingin menjadi pemimpin yang memerhatikan masyarakatnya seperti Jokowi atau-pun Prabowo. Dan akhir-akhir kemari bagai mana kita menyaksikan Rahmat Darmawan (pelatih sepak bola) yang meminta tanda tangan pada Mourinho sang idolanya.

Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi untuk menjadi seorang idola. Hal ini dapat terwujud apabila orang tersebut mampu bersosialisasi di masyarakat dengan cara yang baik. Apa bila kita melakukan sosialisasi dengan baik, dengan bersikap baik, berbuat baik, tentu kita akan dapat menyita perhatian mereka. Dalam sebuah syair dikatakan:

·       أحسِـن إلي الناسِ تستعـبِدْ قلـوبَهم # فَطالَمَا إستعـبَدَ الإنسانَ إحسـانُ
Berbuat baiklah anda terhadap orang lain, niscaya anda akan mampu menguasai hatinya. Sungguh telah lama seseorang telah di perbudak (terkuasai) oleh kebaikan”

Atau mungkin potensi yang kita miliki mampu mengambil perhatian mereka, maka ini akan mendatangkan banyak manfaat untuk kita sendiri. Di antaranya yaitu, kita dapat mengendalikan orang-orang di sekitar kita, mengenali karakter mereka dan mengetahui bagaimana keadaan mereka. Dengan begitu kita akan lebih mudah untuk mengontrol lingkungan sekitar kita, sehinga dapat menjadi yang lebih maju. Khususnya untuk kesuksesan kita dan pada umumnya juga masyarakat kita.

دارِهِمْ مادُمْتَ فى دارهم # وَارْضِهِمْ مادُمْتَ فى أرْضِهِمْ   .

“Bersosialisasilah anda dengan mereka (dengan tetap mempertahankan prinsip) selama anda berada dalam komunitas mereka. Senangkanlah mereka selama anda berada dalam negeri mereka”.

Jika kita sudah mengenali mereka dengan baik, memukau perhatian mereka, kita bisa menjadi the agent of change bagi mereka yang keadaannya kurang seberuntung kita. Terserah bagaimana langkah kita selanjutnya untuk melakukan perubahan yang lebih baik, asalkan langkah yang kita tempuh adalah merupakan langkah positif yang menghasilkan sesuatu yang positif juga bagi mereka. Dengan cara seperti ini, setidaknya kita bisa menjadi tokoh idola bagi diri kita sendiri, demi untuk memacu diri kita agar lebih baik atau paling tidak seperti yang kita idolakan, kita bisa memotivasi diri kita sendiri untuk terus melakukan perubahan yang lebih baik bagi kita khususnya, dan di sekitar kita umumnya.
Apalah artinya sikap kita mengidolakan seorang yang super star sekalipun, jika sikap kita enggan meniru sifat baik idola kita, maka selamanya kita tak akan lebih baik dari itu-itu saja. Marikita mulai dari sekarang untuk selalu berbuat baik, agar kita jadi idola mereka, atau setidaknya untuk kebaikan diri kita.

Tidak ada komentar: